Selasa, 21 Januari 2014

Manusia dan Tanggung Jawab

Ringkasan
Manusia dan Tanggung jawab
Pengertian
            Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatan yang disengaja maupun yang tidak di sengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya. Tanggung jawab bersifat kodrati, artinya sudah menjadi bagian kehidupan manusia,bahwa setiap manusia pasti mempunyai tanggung jawab masing-masing. Tanggung jawab dapat dilihat dari dua sisi, yaitu sisi pihak yang berbuat dan dari sisi kepentingan pihak lain. Dari sisi si pembuat ia harus sadar dengan perbuatan yang telah dilakukannya,dengan demikian ia sendiri yang harus memulihkan kembali keadaan. Dari sisi pihak lain, apabila si pembuat tidak mau bertanggung jawab , pihak lain yang akan memulihkan kembali keadaan dengan cara individual maupun dengan cara kemasyarakatan

Macam – macam tanggung jawab

  1. Tanggung jawab terhadap diri sendiri

                        Tanggung jawab terhadap diri sendiri menuntut kesadaran setiapp orang untuk memenuhi kewajibannya sendiri dalam mengembangkan          kepribadian sebagai manusia pribadi. Dengan demikian bisa             memecahkan masalah-masalah kemanusian mengenai dirinya sendiri. 
  1. Tanggung jawab terhadap keluarga

                        Keluarga merupakan masyarakat kecil. Keluarga terdiri dari                        suami-istri, ayah-ibu dan anak-anak, dan juga orang lain yang menjadi                        anggota keluarga. Tiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab     kepada keluarganya.
  1. Tanggung jawab terhadap masyarakat

                        Pada hakekatnya manusia tidak bisa hidup tanpa bantuan orang     lain, sesuai dengan kedudukannya sebagai makhluk social. Dengan       demikina manusia disini merupakan anggota masyarakat yang tentunya          mempunyai tanggung jawab seperti anggota masyarakat lainnya agar        dapat melangsungkan hidupnya dalam masyarakat tersebut.
  1. Tanggung jawab kepada bangsa/negara

                        Suatu kenyataan lagi, bahwa tiap manusia, warga Negara suatu                 Negara. Sehingga dalam berpikir, berbuat, bertindak, bertingkah laku manusia terikat oleh norma-norma atau aturan-aturan yang dibuat oleh             Negara.
  1. Tanggung jawab terhadap tuhan

                        Tuhan menciptakan manusia di bumi bukanlah tanpa tanggung       jawab, melainkan untuk mengisi kehidupannya sehingga manusia       mempunayai tanggung jawab langsung terhadap Tuhan. Setiap tindakan             manusia tidak bisa lepas dari hukuman-hukuman Tuhan yang terdapat      dalam berbagai kitab suci melalui berbagai macam agama. Mengabaikan        perintah Tuhan berarti meninggalkan tanggung jawab yang seharusnya             dilakukan, bahkan untuk memenuhi tanggung jawabnya manusia   memerlukan pengorbanan

PENGABDIAN
            Pengabdian itu pada hakekatnya adalah rasa tanggung jawab

MACAM-MACAM PENGABDIAN
ð  Pengabdian Kepada Agama/Tuhan 
ð  Pengabdian Kepada Negara/Bangsa
ð  Pengabdian Kepada Masyarakat

Pengorbanan

            Pengorbanan berasal dari kata korban atau kurban yang berarti persembahan, sehingga pengorbanan berarti pemberian untuk menyatakan kebaktian.
            Karena adanya pengabdian tentu ada pengorbanan. Pengorbanan merupakan akibat dari pengabdian. Pengabdian lebih banyak menunjuk kepada perbuatan sedangkan, pengorbanan lebih menunjuk kepada pemberian sesuatu misalnya berupa pikiran, perasaan, tenaga, biaya dan waktu. Dalam pengabdian selalu dituntut pengorbanan, tetapi pengorbanan belum tentu menuntut pengabdian.

Macam-macam Pengorbanan

ð  Pengorbanan kepada keluarga
ð  Pengorbanan kepada masyarakat
ð  Pengorbanan kepada bangsa dan negara


Jumat, 17 Januari 2014

Manusia dan Pandangan Hidup

Ringkasan Materi
Manusia dan Pandangan Hidup
Pengertian
            Menurut Koendjaraningrat, pandangan hidup adalah nilai-nilai yang dianut oleh suatu masyarakat, yang dipilih secara selektif oleh para individu dan golongan di dalam masyarakat. Pandangan hidup terdiri atas cita-cita, kebajikan dan sikap hidup, semuanya itu tidak dapat dipisahkan dengan kehidupan.
            Setiap manusia mempunyai pandangan hidup. Pandangan hidup itu bersifat kodrati. Karena itu menentukan masa depan seseorang. Untuk itu perlu dijelaskan pula apa arti pandangan hidup. Pandangan hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia.

Cita-Cita
            Cita-cita merupakan pandangan masa depan, merupakan pandangan hidup yang akan datang. Pada umumnya cita-cita merupakan semacam garis linier yang makin lama makin tinggi. Dengan kata lain cita-cita merupakan keinginan, harapan, atau tujuan manusia yang selalu ada dalam pikirannya dan akan terus bertambah tinggi seiring bertambahnya usia manusia mtersebut. 
            Cita-cita adalah perasaan hati yang merupakan suatu keinginan yang ada dalam hati. Cita-cita juga merupakan bagian atau salah satu unsur dari pandangan hidup manusia, yaitu sesuatu yang ingin digapai oleh manusia melalui usaha. Sesuatu bisa disebut dengan cita-cita apabila telah terjadi usaha untuk mewujudkan sesuatu yang dianggap cita-cita itu. Berikut ada beberapa faktor yang menentukan dapat atau tidaknya seseorang mencapai cita-citanya :
  • 3 Faktor yang menentukan dapat atau tidaknya seseorang mencapai cita-citanya antara lain:
F  Manusia itu sendiri
F  Kondisi yang dihadapi dalam rangka mencapai cita-cita tersebut
F  Seberapa tinggi cita-cita yang ingin dicapai.
  • 2 Faktor kondisi yang mempengaruhi tercapai tidaknya cita-citanya antara lain:
F  Faktor yang menguntungkan
F  Faktor yang menghambat.
 Keyakinan dan Kepercayaan

            Keyakinan/kepercayaan yang menjadi dasar pandangan hidup berasal dari kata akal atau kekuasaan Tuhan yang terbagi atas 3 aliran yakni :
Ø  Aliran naturalisme.
Ø  Aliran intelektualisme.
Ø  Aliran gabungan.

ð  Aliran Naturalisme

            Hidup manusia itu dihubungkan dengan kekuatan gaib yang merupakan kekuatan tertinggi. Kekuatan gaib itu dari natur, dan itu dari Tuhan. Tetapi bagi yang tidak percaya pada Tuhan, natur itulah yang tertinggi. 
ð  Aliran Intelektualisme

            Dasar aliran ini logika / akal. Manusia mengutamakan akal, dengan akal manusia berpikir, mana yang benar menurut akal itulah yang baik, walaupun bertentangan dengan kekuatan hati nurani. Manusia yakin bahwa dengan kekuatan pikir (akal) kebajikan itu dapat dicapai dengan sukses dengan akal diciptakan teknologi. Akal berasal dari bahasa Arab, artinya kalbu, yang berpusat di hati, sehingga timbul istilah “hati nurani”, artinya daya rasa. Di barat hati nurani ini menipis, justru yang menonjol adalah akal yaitu logika berpikir. Karena itu aliran ini banyak dianut di kalangan barat. Di timur orang mengutamakan hati nurani yang baik menurut akal belum tentu baik menurut hati nurani.
ð  Aliran Gabungan

            Dasar aliran ini ialah kekuatan gaib dan juga akal, kekuatan gaib artinya kekuatan yang berasal dari Tuhan, percaya adanya Tuhan sebagai dasar keyakinan. Sedangkan akal adalah dasar kebudayaan, yang menentukan benar tidaknya sesuatu. Segala sesuatu dunilai dengan akal, baik sebagai logika berpikir maupun sebagai rasa (hati nurani). Jadi apa yang benar menurut logika berpikir juga dapat diterima oleh hati nurani.

Manusia dan Keadilan

Ringkasan Materi
Manusia dan Keadilan
Pengertian
ð  Menurut Aristoteles, Keadilan adalah kelayakan dalam tindakan manusia.
ð  Keadilan oleh Plato diproyeksikan pada diri manusia  sehingga yang dikatakan adil adalah orang yang mengendalikan diri dan perasaannya dikendalikan oleh akal.
ð  Menurut Socrates, Keadilan tercipta bilamana warga negara sudah merasakan bahwa pihak pemerintah sudah melaksanakan tugasnya dengan baik.
ð  Kong Hu Cu berpendapat bahwa Keadilan terjadi apabila anak sebagai anak, bila ayah sebagai ayah, bila raja sebagai raja, masing-masing telah melaksanakan kewajibannya.
ð  Menurut W.J.S Poerwodarminto, kata adil berarti tidak berat sebelah dan tidak semena - mena serta tidak memihak.
ð  Secara umum, Keadilan adalah pengakuan dan perlakuan yang seimbang antara hak dan kewajiban.
ð  Berdasarkan kesadaran etis, kita diminta untuk tidak hanya menuntut hak dan lupa menjalankan kewajiban. Jika kita hanya menuntut hak dan lupa menjalankan kewajiban, maka sikap dan tindakan kita akan mengarah pada pemerasan dan memperbudak orang lain. Sebaliknya pula jika kita hanya menjalankan kewajiban dan lupa menuntut hak, maka kita akan mudah diperbudak atau diperas orang lain.
ð  Menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia, keadilan mempunyai arti sifat (perbuatan, perlakuan dsb ) yang tidak berat sebelah ( tidak memihak ). Sedangkan sosial berarti segala sesuatu yang mengenai masyarakat, kemasyarakatan atau perkumpulan yang bersifat dan bertujuan kemasyarakatan (bukan dagang atau politik).

Macam-macam Keadilan
  • Keadilan Legal atau Keadilan Moral
            Plato berpendapat bahwa keadilan dan hukum merupakan substansi rohani umum dari masyarakat yang membuat dan menjaga kesatuannya. Dalam suatu masyarakat yang adil setiap orang menjalankan pekerjaan yang menurut sifat dasarnya paling cocok baginya (Than man behind the gun). Pendapat Plato itu disebut keadilan moral, sedangkan Sunoto menyebutnya keadilan legal.
  • Keadilan Distributif
            Aristoles berpendapat bahwa keadilan akan terlaksana bilamana hal-hal yang sama diperlakukan secara sama dan hal-hal yang tidak sama secara tidak sama (justice is done when equals are treated equally).
  • Komutatif
Keadilan ini bertujuan memelihara ketertiban masyarakat dan kesejahteraan umum. Bagi Aristoteles pengertian keadilan itu merupakan asas pertalian dan ketertiban dalam masyarakat. Semua tindakan yang bercorak ujung ekstrim menjadikan ketidak adilan dan akan merusak atau bahkan menghancurkan pertalian dalam masyarakat.


Kamis, 21 November 2013

Manusia dan Penderitaan

Ringkasan Materi
Manusia dan Penderitaan
Pengertian
            Penderitaan berasal  dari kata derita.Kata derita berasal dari bahasa Sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. penderitaan bisa bersifat lahir dan bersifat batin.  Menurut agama penderitaan itu adalah teguran dari tuhan.
Penderitaan ð Siksaan ð Kekalutan Mental ð Penderitaan dan Perjuangan

Siksaan
            Penderitaan biasanya di sebabkan oleh siksaan. Baik fisik ataupun jiwanya.Siksaan atau penyiksaan (Bahasa Inggris: torture) digunakan untuk merujuk pada penciptaan rasa sakit untuk menghancurkan kekerasan hati korban.
Siksaan Yang Sifatnya Psikis :
  • Kebimbangan.
            memiliki arti tidak dapat menetukan pilihan mana yang akan dipilih.
  • Kesepian.
            merupakan rasa sepi yang dia alami pada dirinya sendiri / jiwanya walaupun ia dalam lingkungan orang ramai.
  • Ketakutan.
            adalah sebuah sesuatu yang tidak dinginkan yang dapat menyebabkan      seseorang mengalami siksaan batin. Bila rasa takut itu dibesar –       besarkan tidak pada tempatnya, maka disebut sebagai phobia.
            penyebab seseorang merasakan ketakutan, antara lain:
F  Claustrophobia dan agrophobia adalah rasa takut terhadap ruangan tertutup.
F  Gamang adalah rasa takut akan tempat yang tinggi.
F  Kegelapan adalah rasa takut bila seseorang berada di tempat gelap.
F  Kesakitan merupakan ketakutan yang disebabkan oleh rasa sakit yang akan dialami.
F  Kegagalan ketakutan dari seseotang disebabkan karena merasa bahwa apa yang akan dijalankan mengalami kegagalan.

Kekalutan Mental
Sebab-sebab Timbulnya Kekalutan Mental
1.    Kepribadian yang lemah akibat kondisi jasmani atau mental yang kurang sempurna.
2.    Terjadinya konflik sosial-budaya akibat adanya norma yang berbeda antara yang bersangkutan dan yang ada dalam masyarakat, sehingga ia tidak dapat menyesuaikan diri lagi.
3.    Cara pematangan bathin yang salah dengan memberikan reaksi berlebihan terhadap kehidupan sosial; overacting sebagai overkompensasi dan tampak emosional.

Penderitaan dan Perjuangan


            Pembebasan dari penderitaaan pada hakekatnya meneruskan kelangsungan hidup. Caranya ialah berjuang menghadapi tantangan hidup dalam alam lingkungan, masyarakat sekitar, dengan waspada, dan disertai doa kepada Tuhan supaya terhindar dari bahaya dan malapetaka. Kita sebagai manusia hanya bisa merencanakan namun yang Tuhanlah yang yang menentukan hasilnya. Manusia harus optimis, ia harus berusaha mengatasi kesulitan hidupnya. Allah berfirman dalam surat Arra’du ayat 11, bahwa Tuhan tidak akan merubah nasib seseorang kecuali orang itu sendiri yang berusaha merubahnya.

Senin, 18 November 2013

Manusia dan Keindahan

Ringkasan Materi
Manusia dan Keindahan
Pengertian
            Manusia merupakan makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna dibandingkan makhluk lainnya. Tuhan memberi akal dan hati kepada manusia. Dengan akal, manusia dapat berpikir logis dan dinamis. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, manusia adalah makhluk yang berakal budi (mampu menguasai makhluk lain). Manusia merupakan makhluk sosial, yang berarti ia tidak dapat hidup sendiri dan membutuhkan orang lain.
            Keindahan mempunya banyak arti yang luas dan beragam. Keindahan juga mempunyai sifat yang alamiah. Keindahan tak terikat oleh selera perorangan. Keindahan identik dengan suatu kebenaran. Jadi sesuatu keindahan itu, tidak terlihat indah apabila tidak mengandung kebenaran. Dan keindahan mempunyai dua hal penting, yaitu nilai ekstrinsik yang sebagi alat untuk membantu sesuatu hal. Dan nilai intrinstik merupakan sifat baik yang terkandung didalamnya. Keindahan juga mempunyai konsep yang abstrak dan susah digambarkan oleh perorangan. Namun, ada juga yang mendefinisikan bahwa keindahan itu adalah sesuatu yang elok, cantik, permai, molek, bagus, dan sebagainya.
            Keindahan dipelajari sebagai bagian dari estetika, sosiologi, psikologi sosial, dan budaya. Keindahan memiliki banyak arti dalam tiap benda atau sesuatu yang dapat dikatakan indah atau memiliki keindahan, untuk manusia contohnya, keindahan pada manusia sering kali diartikan pada kecantikan paras atau wajah manusia itu, atau keindahan sifat dan perilaku yang ada pada dirinya, keindahan pakaian dan penampilan di mata manusia lainnya, untuk barang, contohnya lukisan, keindahan berarti daya tarik atau sesuatu yang membuat manusia yang melihatnya tertarik atau merasa terpukau.
           
            Dalam artian luas, pengertian ini masih diambil dari bangsa yunani yang didalamnya mencakup pula kebaikan. Menurut beberapa ahli antara lain :
·         Plato mengatakan bahwa watak yang indah adalah hokum yang indah.
·         Aristoteles mengatakan bahwa keondahan merupakan sesuatu yang selain baik juga menyenangkan.
·         Plotinus menuliskan dalam bukunya tentang ilmu yang indah dan kebijakan yang indah.

            Dari beberapa ahli tersebut, bangsa Yunani tetap mengatakan bahwa keindahan adalah sesuatu ilmu dan ada yang indah dan akan terus berlangsung.bangsa yunani lebih berbicara tentang arti keindahan dalam arti estetik yang disebut sebagai ‘symmetria” untuk keindahan yang berdasarkan penglihatan semata dan harmonia untuk keindahan yang berdasarkan pendengaran.
ð  Keindahan Seni : Seni sering sekali menjadi penghubung keindahan agar bisa dinikmati oleh pengamat objeknya. Seseorang paling dominan menikmati keindahan itu lewat seni.
ð  Keindahan Alam : Keindahan yang ada di sekitar kita, keindahan yang dapat dinikmati dengan mengamati pemandangan yang menakjubkan dari lingkungan sekitar kita.
ð  Keindahan Moral : Keindahan yang terwujud dari sikap dan perilaku baik yang dilakukan manusia dengan ikhlas.
ð  Keindahan Intelektual : Keindahan berdasarkan ilmu pengetahuan


Jumat, 15 November 2013

Manusia dan Cinta kasih

Ringkasan Materi
Manusia dan Cinta Kasih
Pengertian Cinta kasih

            Cinta adalah perasaan (rasa) suka terhadap mahluk hidup (manusia), sedangkan Kasih adalah Perasaan kasih atau belas kasih terhadap mahluk hidup (manusia). Jadi cinta kasih dapat diartikan suatu perasaan manusia yang berdasarkan pada ketertarikan antar mahluk hidup (manusia) dengan didasari pula rasa belas kasih. Victor Hago menyimpulkan, “mati tanpa cinta sama halnya dengan mati dengan penuh dosa”. Dan Erich Fromm dalam bukunya menyebutkan, “cinta itu yang paling utama adalah memberi, bukan menerima. Yang paling penting dalam memberi adalah hal-hal yang sifatnya manusiawi, bukan material. Yang merupakan ungkapan paling tinggi dari kemampuan”. Dr. Sarwito W. Sarwono mengemukakan bahwa cinta memiliki 3 unsur, yaitu ketertarikan, keintiman, dan kemesraan. Ketertarikan adalah perasaan untuk hanya bersama dia, segala prioritas hanya untuk dia. Keintiman adalah adanya kebiasaan-kebiasaan dan tingkah laku untuk menunjukkan bahwa seseorang itu dengan seseorang lainnya sudah tidak ada jarak lagi. Sedangkan kemesraan adalah adanya rasa ingin mengenal lebih dekat dengan seseorang yang dekat dengan kita. Biasanya kemesraan ditunjukkan dengan perilaku saling bersentuhan maupun dengan ucapan atau kata-kata yang lebih mendalam.

Jumat, 01 November 2013

Ringkasan Ilmu Budaya Dasar dengan Kesusastraan

Ringkasan Ilmu Budaya dasar dengan Kesusastraan


Ilmu Budaya dasar
            Ilmu budaya dasar adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji tentang masalah-masalah manusia dan kebudayaan.
            Ilmu budaya dasar pada kali ini berkaitan dengan budaya yang ada dalam keseharian dan budaya bangsa. Istilah humanities dari bahasa latin yaitu manusiawai, berbudaya dan halus. Istilah humanities berkaitan dengan cabang-cabang ilmu lainnya seperti filsafat, teknologi, seni dan cabang-cabang termasuk sastra, sejarah, cerita rakyat, dsb. Dari semua itu intinya adalah mempelajari masalah manusia dan kebudayaan.

Kesusastraan
            kesusastraan yang biasa disebut sastra, dapat diuraikan atas konflik ke-an yang berarti 'semua berkaitan dengan prefiks su 'baik, indah, berguna' dan bentuk dasar sastra yang berarti 'kata, tulisan, ilmu'. Jadi menurut uraian di atas kesusastraan adalah semua yang berkaitan dengan tulisan yang indah. Sedangkan menurut arti istilah, kesusastraan atau sastra ialah cabang seni yang menggunakan bahasa sebagai medium.

Pendekatan Kesusastraan
            Sastra mempunyai peranan yang lebih penting. Alasan pertama, karena sastra menggunakan bahasa. Sementara itu , bahasa mempunyai kemampuan untuk menampung hampir semua pertanyaan kegiatan manusia. Dalam usahanya memahami dirinya sendiri, yang kemudian melahirkan filsafat, manusia mempergunakan bahasa. Dalam usaha untuk memahami alam semesta, yang kemudian melahirkan ilmu pengetahuan,manusia mempergunakan bahasa. Dalam usahanya untuk  mengatur hubungan antar sesamanya yang kemudian melahirkan ilmu-ilmu sosial, manusia mempergunakan bahasa. Dengan demikian manusia dan bahasa pada hakekatnya adalah satu. Kenyataan inilah mempermudahkan kesusastraan/sastra berkomunikasi.
            Pada hakekatnya karya sastra adalah penjabaran abstraksi. Sastra juga didukung oleh cerita. Dengan cerita orang lebih mudah tertarik dan dengan cerita orang lebih mudah menanggap gagasannya dalam bentuk yang tidak normatif.  Jadi, pada dasarnya ilmu budaya dasar itu adalah basic humanisties (dasar-dasar kemanusiaan) yang tidak bisa terlepas dari yang namanya bahasa, dan bahasa termasuk dalam sastra, dan sastra termasuk dalam seni.

Kesimpulan yang saya dapatkan dari ini.
            Ilmu budaya dasar dan kesusastraan tidak dapat terpisahkan, saling berkaitan. Karena ilmu budaya dasar untuk menyampaikan atau memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji tentang masalah-masalah manusia dan kebudayaan menggunakan bahasa atau tulisan. Dan kesusastraan itu tulisan yang indah atau bahasa.